ETIKA DALAM BER- INTERNET
Apa yang dimaksud dengan etika ber-internet? Etika
berasal dari bahasa yunani kuno ethikos yang berarti timbul dari kebiasaan.
Etika mencakup analisis dan penerapan konsep benar-salah, baik-buruk serta
tanggung jawab. Sedangkan Interner merepakan kependakan dari
Interconnection-networking yang memiliki pengertian seluruh jaringan komputer
yang saling terhubung yang menggunakan standar sistem global Transmission
Contril Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP).
Menggunakan internet untuk keperluan
berarti serta saling menghormati antar pengguna internet. Sepuluh etika ini
disebut sebagai “the ten commandements for computer ethics” atau
sepuluh perintah etika menggunakan komputer. Versi lain yang juga menjadi
rujukan etika komunikasi virtual adalah netiket yang disampaikan oleh Virgina
Shea. Isi etika tersebut terdiri dari sepuluh pedoman pula yaitu:
a. Lawan bicara dalam internet adalah manusia, sehingga
penempatan diri secara empati perlu dilakukan dalam komunikasi virtual.
b. Gunakan standar perilaku yang sama dalam kehidupan dan
komunikasi alam nyata.
c. Mampu menempatkan diri dalam dunia maya dengan cara
mengenali dahulu anggota komunitas yang online pada jalur tersebut.
d. Menghormati secara sesame user juga penggunaan bandwith yang
tersedia.
e. Berkepribadian yang enak dan harmonis dalam penyusunan kata
pesan yang dipampangkan agar lebih memudahkan dalam pemaknaan pesan.
f. Membagi semua pengalaman yang ada.
g. Mengatasi emosi yang terjadi dalam komunikasi virtual.
Menghormati hal privasi orang lain.
h. Penonjolan karakter adalah sesuatu yang tidak etis dalam
proses komunikasi.
i. Memberi maaf pada kesalahan yang dilakukan oleh orang lain.
CONTOH KASUS ETIKA DALAM BER-INTERNET
Contoh kasus yang biasa
terjadi adalah ketika seseorang menuangkan apa yang sedang dirasakan biasanya
menuangkan emosinya ke dalam sosial media seperti menulis status di Facebook, Twitter ataupun menuangkan kalimat di halaman komentar Instagram. Dalam kasus ini seseorang
akan mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti orang lain yang biasanya adalah orang
terdekatnya diluar kendali yang dapat menghantarkan kebencian atau bahkan yang
lebih parahnya bisa terjerat pasal dan dipenjarakan. Pengguna lain pun akan
terasa terganggu dengan kata-katanya yg tidak enak dilihat, biasanya
mengeluarkan kata-kata kasar
Seperti dalam 10 etika
diatas poin a,c,e dan g sesuai dengan kasus diatas sebaiknya dalam menggunakan
internet kita dapat menempatkan diri sesuai dengan kebutuhannya, menghormati pengguna
lainnya, bersikap harmonis dan baik dengan orang lain.
Referensi :
http://tiketikaprofesi.blogspot.com/
http://medyarizkadani.blogspot.com/2013/04/etika-dalam-menggunakan-internet-netiket.html