Selasa, 30 April 2019

ETIKA DAN KASUS DALAM BER-INTERNET


ETIKA DALAM BER- INTERNET

Apa yang dimaksud dengan etika ber-internet? Etika berasal dari bahasa yunani kuno ethikos yang berarti timbul dari kebiasaan. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep benar-salah, baik-buruk serta tanggung jawab. Sedangkan Interner merepakan kependakan dari Interconnection-networking yang memiliki pengertian seluruh jaringan komputer yang saling terhubung yang menggunakan standar sistem global Transmission Contril Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP).

Menggunakan internet untuk keperluan berarti serta saling menghormati antar pengguna internet. Sepuluh etika ini disebut sebagai “the ten commandements for computer ethics” atau sepuluh perintah etika menggunakan komputer. Versi lain yang juga menjadi rujukan etika komunikasi virtual adalah netiket yang disampaikan oleh Virgina Shea. Isi etika tersebut terdiri dari sepuluh pedoman pula yaitu:
a.     Lawan bicara dalam internet adalah manusia, sehingga penempatan diri secara empati perlu dilakukan dalam komunikasi virtual.
b.      Gunakan standar perilaku yang sama dalam kehidupan dan komunikasi alam nyata.
c.      Mampu menempatkan diri dalam dunia maya dengan cara mengenali dahulu anggota komunitas yang online pada jalur tersebut.
d.      Menghormati secara sesame user juga penggunaan bandwith yang tersedia.
e.     Berkepribadian yang enak dan harmonis dalam penyusunan kata pesan yang dipampangkan agar lebih memudahkan dalam pemaknaan pesan.
f.       Membagi semua pengalaman yang ada.
g.      Mengatasi emosi yang terjadi dalam komunikasi virtual. Menghormati hal privasi orang lain.
h.      Penonjolan karakter adalah sesuatu yang tidak etis dalam proses komunikasi.
i.        Memberi maaf pada kesalahan yang dilakukan oleh orang lain.

CONTOH KASUS ETIKA DALAM BER-INTERNET

Contoh kasus yang biasa terjadi adalah ketika seseorang menuangkan apa yang sedang dirasakan biasanya menuangkan emosinya ke dalam sosial media seperti menulis status di Facebook, Twitter ataupun menuangkan kalimat di halaman komentar Instagram. Dalam kasus ini seseorang akan mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti orang lain yang biasanya adalah orang terdekatnya diluar kendali yang dapat menghantarkan kebencian atau bahkan yang lebih parahnya bisa terjerat pasal dan dipenjarakan. Pengguna lain pun akan terasa terganggu dengan kata-katanya yg tidak enak dilihat, biasanya mengeluarkan kata-kata kasar

Seperti dalam 10 etika diatas poin a,c,e dan g sesuai dengan kasus diatas sebaiknya dalam menggunakan internet kita dapat menempatkan diri sesuai dengan kebutuhannya, menghormati pengguna lainnya, bersikap harmonis dan baik dengan orang lain.



Referensi :
http://tiketikaprofesi.blogspot.com/
http://medyarizkadani.blogspot.com/2013/04/etika-dalam-menggunakan-internet-netiket.html