INTERNET ADDICTION
Internet addiction atau adiksi pada internet adalah kondisi kecanduan dan ketergantungan pada internet, keadaan ini menyebabkan perilaku seseorang memiliki dorongan tak terkendali, sering disertai dengan hilangnya kontrol, keasyikan dengan penggunaan, dan terus menggunakan meskipun menyebabkan masalah pada dirinya.
Ada banyak kriteria orang yang kecanduan internet seperti menutut Young (2010) menyebutkan 8 kriterium-kriterium kecanduan internet, yaitu ;
Merasa keasyikan dengan internet, Memerlukan waktu tambahan dalam mencapai kepuasan sewaktu menggunakan internet, Tidak mampu mengontrol, mengurangi, atau menghentikan penggunaan internet, Merasa gelisah, murung, depresi atau lekas marah ketika berusaha mengurangi atau menghentikan penggunaan internet, Mengakses internet lebih lama dari yang diharapkan, Kehilangan orang‐orang terdekat, pekerjaan, kesempatan pendidikan atau karier gara‐gara penggunaan internet, Membohongi keluarga, terapis, atau orang‐orang terdekat untuk menyembunyikan keterlibatan lebih jauh dengan internet, dan menggunakan internet sebagai jalan keluar mengatasi masalah atau menghilangkan perasaan seperti keadaan tidak berdaya, rasa bersalah, kegelisahan atau depresi.
Faktor penyebab dari internet addiction :
Pertama adanya respon biokimia pada otak, Perasaan senang atau nikmat tersebut kemungkinan besar terkait dengan hormon endorphin yang dikeluarkan oleh hipotalamus otak. Hormon ini keluar saat seseorang bahagia, seperti saat mengakses internet. Keluarnya hormon endorphin sendiri berbeda pada tiap orang, tergantung dari kebiasaan mereka. Oleh sebab itu, jika seseorang mulai terbiasa dengan kebahagiaan di internet secara berlebihan, terdapat kemungkinan bila dia kelak menderita IAD.
Kedua contoh ketika seseorang sedang memiliki banyak masalah dalam hidupnya namun tidak ada wadah untuk bercerita, masalah tersebut dapat menyebabkan seseorang mengalihkan perhatiannya ke internet seperti ketika seseorang bercerita di media sosial terbuka miliknya lalu karna dianggap lebih membuat tenang maka seseorang tersebut akan mengulangi perilakunya dan candu akan internet walau perilaku tersebut dia tau tidak baik.
Ketiga karna banyak kemudahan dalam internet, karna banyaknya kemudahan dalam dunia internet maka individu akan merasa lebih mengandalkan internet untuk melakukan berbagai macam kegiatan, transaksi, atau bahkan berkomunikasi.
Kecanduan pada internet ini dapat berbahaya jika di biarkan secara terus menerus, dapat menyebabkan stress yang sangat tinggi ketika tidak ada internet dan pada anak kecil dapat mengganggu pertumbuhan kognitif, komunikasi ataupun perkembangan pada dirinya. Menurut Young (1999) ada 7 teknik perawatan yang mungkin dilakukan yaitu; Practice the opposite, external stoppers, setting goals, reminders card, personal inventory, social support, family therapy.
Referensi :
- http://eprints.mercubuana-yogya.ac.id/129/2/BAB%20II.pdf
-https://www.merdeka.com/teknologi/bahaya-dunia-maya-ini-5-penyebab-orang-kecanduan- internet/berbagai-kemudahan-instan.html
-https://rizkiamaliar.wordpress.com/2014/10/26/mengenali-dan-mengatasi-internet-addiction-disorder/